Pola AB=CD pada Pair NZDUSD, Jurnal Analisa 22/7/2019

Halo sobat trader, lama tak memberi update nih, kali ini saya akan menulis analisa di blog ini sebagai jurnal trading saya, yang akan dibahas kali ini adalah contoh pola fibonacci ABCD yang merupakan salah satu pola yang paling gampang dipelajari dari sekian banyak pola harmonic fibonacci lainnya. Jika anda belum tau pola ABCD, silakan membaca artikel sebelumnya di sini: Cara Trading Forex dengan Strategi Fibonacci Harmonic Pattern ABCD

Jadi, pada hari ini pairnya adalah NZDUSD, karena pattern ABCD sudah hampir terbentuk dengan sempurna, ketika sudah terbentuk, saatnya menunggu momen untuk mencari sinyal reversal. Berikut gambarnya.

Pada gambar di atas, terlihat masih ada beberapa posisi buy yang terbuka, nanti akan saya jelaskan kenapa ada posisi buy di situ. Garis merah itu adalah pola ABCD di mana harga sudah mulai mendekati titik D sebagai targetnya. Panjang garis AB = CD dan sudut kemiringan AB = CD itu artinya adalah pola perfect AB=CD karena durasi pembentukan C ke D juga diprediksi sama dengan jarak A ke B. Terlihat harga juga sedang berada di atas awan ichimoku.

Sebenarnya kondisi di atas adalah Uptrend dilihat dari higher high dan higher low, makanya saya mengambil posisi buy dan entrynya mengunakan bantuan oscillator AC (baca: Strategi Trading dengan Indikator Accelerator/Decelerator Oscillator), makanya saya entry sesuai arah trend yaitu melakukan posisi buy dengan target adalah titik D. Retracement berada di level 50% fibonacci.

Jika nanti harga retrace pada titik D tersebut, kemungkinan pertama adalah harga turun mendekati titik support B, jika berhasil tertahan di titik B dan kembali memantul ke atas maka uptrend diprediksi masih berlanjut, namun jika titik support B berhasil ditembus, maka titik C akan menjadi support yang diuji berikutnya, kemungkinan lainnya adalah pola head and shoulder
Pola Head and Shoulder (prediksi)
Sedangkan dari segi teori Elliot Wave harga sudah masuk wave ke-3, dan jika wave ke-4 lebih tinggi dari wave ke-2, maka uptrend terkonfirmasi dan melanjutkan ke wave ke-5. Gambar di bawah ini adalah analisa dengan teori Elliot Wave.
Analisa Elliot Wave dan Chart Pattern di atas semuanya masih prediksi karena harga belum terbentuk, tapi dari ketiga analisa di atas, pola ABCD yang sudah hampir terbentuk karena harga telah mendekati titik D, jadi ketika telah mencapai titik D, saya bisa open sinyal sell / reversal untuk mencoba mengambil keuntungan kalau market memang koreksi dan masih up trend, atau malah trend nya berubah menjadi downtrend, karena pola ABCD adalah pola reversal. Jika titik D dibreakout, maka plan selanjutnya adalah menunggu pullback untuk mencari sinyal buy lagi, dengan anggapan pattern ABCD gagal dibentuk dan harga berlanjut membentuk wave ke-4 yang bisa saja lebih tinggi dari titik D tadi. Jadi entry sesuai trend yang terjadi, dan agar momentumnya pas, gunakan leading indikator seperti oscillator.

Jadi itulah pendapat saya mengenai Kiwi-Dollar hari ini, terima kasih sudah membaca tulisan yang sederhana ini.

0 Response to "Pola AB=CD pada Pair NZDUSD, Jurnal Analisa 22/7/2019"

Post a Comment

Disclaimer: Sebagian besar artikel trading merupakan pendapat pribadi penulis, walaupun penulis mencantumkan sumber artikel, harap gunakan akun demo terlebih dahulu untuk mencoba strategi trading.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel