Hasil Trading EURUSD Analisa 24 Juni 2019 dan Plan 2 Juli 2019

Pada tanggal 24 Juni 2019 lalu saya pernah membagikan analisa pada mata uang EURUSD dengan terbentuknya pola Saucer pada Awesome Oscillator, hari ini saya akan memposting bagaimana hasil analisa dari plan trading tersebut.

Sebelumnya anda dapat membaca analisa pada postingan ini: Pola Saucer Awesome Oscillator pada EURUSD 24 Juni 2019 

Gambar di atas adalah chart EURUSD yang saya ubah menjadi bar chart agar riwayat order bisa di plot dengan jelas di chart.

Jadi panah biru itu merupakan posisi buy saya berdasarkan analisa pola saucer pada Awesome Oscillator, entry buy tersebut tepat pada open candlestick berikutnya. Ternyata harga kembali turun dan kemungkinan masih akan lanjut naik. Retracement saat ini masih berada di dekat Moving Average.

Kalau ditarik garis fibonacci, maka harga sedang memasuki area 61.8 yang merupakan golden ratio. Jika memantul, maka kemungkinan up trend masih berlanjut.

Jadi pada posisi di atas, saya loss -6.30 USD pada EURUSD dikarenakan harga turun, dan kemungkinan hanya retracement untuk melanjutkan uptrend.

Jadi kesimpulannya, indikator AO saya rasa masih kurang reliabel bahkan di timeframe besar sekalipun seperti D1. Karena sinyal yang diberikan ketika harga sudah menjauh dari Moving Average, jadi memang kemungkinan besar akan retrace terlebih dahulu. Tapi loss tidak seberapa karena sudah menggunakan plan dan juga membatasi loss dengan menggunakan Stop Loss. Sekarang kalau kondisi EURUSD untuk hari ini di tanggal 2 Juli 2019 dari oscillator WPR sudah masuk kondisi oversold. Saya akan melalukan open posisi buy apabila WPR sudah meninggalkan area oversold, atau sebaliknya saya akan mencari posisi sell jika WPR masuk ke area overvought dan meninggalkan area overbought tersebut. Berhubung trend nya mulai naik, maka fokus saya adalah sinyal buy terlebih dahulu. Seperti para investor bilang, "Trend is your friend," jadi tradinglah sesuai dengan arah trend.

Gambar di atas adalah prediksi untuk pair EURUSD. Kalau dari pola candlestik, di hari sebelumnya terlihat seller mulai mendominasi, yaitu ditandai dengan bearish candlestick dan banyaknya candlestick doji di hari-hari sebelumnya yang menandakan tekanan buyer mulai melemah. Tetapi diliat dari trend nya, sudah terbentuk HH dan HL, jadi saya berusaha untuk mencari momen agar bisa entry searah dengan trend. Itulah sebabnya saya mulai belajar menggunakan time frame Daily, karena bisa belajar lebih sabar dan tidak terlalu cepat mengambil keputusan untuk entry. Karena  candlestick close pada hari berikutnya jadi ada banyak waktu utnuk menganalisa, dan banyak waktu luang untuk belajar, bersantai dan melakukan kegiatan lainnya.

Sekian post dari saya mengenai hasil trading di EURUSD yang sebelumnya hasilnya adalah loss, dan analisa saya di EURUSD untuk beberapa hari ke depan, saat ini saya masih belum entry dan belum memasang pending order juga, karena dari indikator WPR juga belum memberi sinyal untuk buy. Dari pola candlestick juga belum ada sinyal buy, jadi saat ini masih wait and see aja. Terima kasih sudah membaca artikel ini. Happy trading.

0 Response to "Hasil Trading EURUSD Analisa 24 Juni 2019 dan Plan 2 Juli 2019"

Post a Comment

Disclaimer: Sebagian besar artikel trading merupakan pendapat pribadi penulis, walaupun penulis mencantumkan sumber artikel, harap gunakan akun demo terlebih dahulu untuk mencoba strategi trading.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel