Cara Trading Forex dengan Strategi Fibonacci Harmonic Pattern ABCD

Harmonic Pattern ABCD atau adalah pola harmonic paling sederhana dalam ilmu harmonic trading yang dikembangkan oleh Scott M. Carney. Untuk pemula tentunya tidak terlalu sulit dalam mendeteksi pola ini dibandingkan dengan pola-pola yang rumit lainnya seperti crab, gartley dan butterfly. Pola perfect ABCD merupakan pola reversal.

Sesuai dengan namanya pola ABCD berarti panjang kaki AB adalah sama dengan panjang kaki CD disebut AB = CD atau perfect ABCD, tetapi jika panjang kaki CD lebih panjang dari AB, maka disebut sebagai ABCD Extension. Pola perfect ABCD sebenarnya pola zigzag yang simetris, ada juga pola ABCD lainnya yang tidak simetris seperti ABCD Extension tapi keduanya sama-sama untuk mengidentifikasi reversal. Agar sukses trading dengan pola ABCD anda harus dapat memprediksi kapan pola ABCD agar selesai terbentuk, jangan khawatir dengan bantuan tool fibonacci anda akan tahu di mana titik pola ini akan terbentuk.

Syarat untuk pola ABCD bullish


  • Titik swing A adalah high dan titik swing B adalah low
  • Ketika sudah menentukan titik swing A dan B, selanjutnya mengukur retracement pada titik C
  • Titik C harus lebih rendah dari A dan berada di antara level 61.8% sampai 78.6%
  • Jika market sangat volatile, titik C dapat mencapai retracement 38.2% atau 50% dari kaki AB
  • Titik D harus berada di bawah titik B
  • CD merupakan extension dari AB mulai dari 1.272% sampai 2%
  • Jika AB dan CD sama dalam waktu dan harga, maka menjadi pattern perfect ABCD

Sedangkan untuk bullish juga sama, hanya menarik titik awal swing A dan B yang berbeda, kalau ABCD bullish kita menariknya dari high ke low, maka untuk bearish ABCD kita menarik titik A dan B dari swing low ke high.

forexpop.com




Di bawah ini adalah contoh pola ABCD bearish pada pair EURUSD
MetaTrader 4
Pola ABCD di atas adalah pola perfect ABCD karena simetris, panjang AB = CD dan sudut atau waktu retracement sama panjangnya. Untuk menggambar pattern perfect ABCD sangat mudah tidak perlu Fibonacci Extension tool, anda cukup menggambar garis Fibonacci Retracement dari titik A ke B, jika titik C berada di 61.8% maka selanjutnya anda mengcopy garis fibonacci tersebut untuk memprediksikan atau memproyeksi titik D yang merupakan PRZ (Potential Reversal Zone) atau area untuk sinyal sell, cara mengcopynya adalah pilih garis fibonacci titik AB tersebut kemudian tekan CTRL pada keyboard sambil klik dan drag mouse untuk mengcopy. Perfect AB=CD titik BC dapat berada pada level retracement 38.2%, 61.8%, dan 78.6%.

Pola ABCD Extension

terkadang pola ABCD tidak simetris sehingga disebut pola ABCD alternatif, yang membuatnya tidak simetris adalah karena panjang kaki CD bisa lebih panjang dari kaki AB.

Kesimpulan

Pola harmonic ABCD merupakan pola untuk mencari area harga kemungkinan berbalik arah atau reversal, yang dapat diketahui dengan memproyeksikan titik PRZ (Potential Reversal Zone) walaupun harga belum sampai ke area tersebut. Hal ini dapat dilakukan karena menggunakan ratio fibonacci dan fibonacci extension tool. Jika PRZ sudah diproyeksikan, anda bisa memasang pending order di area PRZ tersebut. Jika masih sulit menemukan pola ABCD, ada tutorialnya di Youtube bisa anda cari, dan cobalah menggambar yang paling sederhana dulu yaitu AB=CD.

0 Response to "Cara Trading Forex dengan Strategi Fibonacci Harmonic Pattern ABCD"

Post a Comment

Disclaimer: Sebagian besar artikel trading merupakan pendapat pribadi penulis, walaupun penulis mencantumkan sumber artikel, harap gunakan akun demo terlebih dahulu untuk mencoba strategi trading.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel