Pentingnya Platform MQL5 Sebagai Trading Journal

Trading Journal atau jurnal trading merupakan hal yang paling penting yang harus dimiliki oleh setiap trader. Dengan ada nya jurnal trading, anda memiliki catatan entry, anda dapat mencatat apapun seperti alasan mengapa anda entry, mengapa posisi anda loss, dll. Hal ini bertujuan agar trading anda lebih baik lagi kedepannya. Jurnal trading dapat dibuat secara manual dengan tulisan tangan di buku, hingga dengan bantuan komputer seperti Microsoft Excel, Edgewonk, Myfxbook, dan salah satunya adalah MQL5.

MQL5 (www.mql5.com) merupakan platform yang disediakan oleh Metaquotes yang merupakan developer dari MetaTrader. MQL5 ini berisi hal apapun, mulai dari indikator, robot trading/ea, EA gratis, EA berbayar, script trading, artikel trading, freelance, forum diskusi, hingga ke layanan copy trading. Nah, di artikel ini saya tidak akan membahas kesemua layanan yang ada di MQL5 tersebut, postingan kali ini akan berfokus ke layanan copy trading yang ada di MQL5 yang tepatnya disebut sebagai signal.

Kelebihan MQL5 adalah karena websitenya tidak diblokir oleh operator/pemerintah, sedangkan platform trading jurnal yang serupa yaitu Myfxbook diblokir oleh pemerintah sehingga hanya dapat diakses melalui VPN atau mengganti DNS menggunakan DNSCrypt ke DNS Google atau DNS Cloudflare.

Layanan sinyal trading di MQL5 sebenarnya adalah layanan bagi para trader yang ingin mendpatkan keuntungan tambahan dengan membuka jasa copy trading bagi trader lainnya yang ingin mengikuti posisi dia.

Sinyal-sinyal MQL5 memiliki statistik yang sangat lengkap termasuk perkembangan balance/equity, statistik detail, risk, drawdown, win loss ratio, pertumbuhan akun setiap bulan dll. Di sini kita menjadikan MQL5 sebagai trading journal, untuk masalah cara anda mendapatkan penyalin itu merupakan hal yang tidak terlalu penting, karena penyalin/investor akan datang dengan sendirinya jika melihat portfolio trading anda bagus, risk yang kecil dan konsisten.

MQL5 menyediakan detail akun trading yang sangat lengkap seperti berapa awal deposit pertama, sudah berapa kali anda deposit, withdrawal dan totalnya, berapa profit anda, berapa besar drawdownnya, dan grafik perkembangan equity dan balancenya. Jika anda trader yang jago, dan tentu juga jago mempromosikan portfolio anda, anda bisa mendapatkan banyak penyalin seperti pada gambar di atas seorang trader yang memiliki 131 orang penyalin. Fitur sinyal MQL5 ini sangat lengkap dan akan sangat banyak jika dijelaskan satu per satu, di sini saya akan menjelaskan point-point yang menurut saya penting, sisanya bisa anda explore sendiri. Jadilah mandiri.

Account Growth Graph


Tab ini menunjukkan perkembangan akun selama setiap bulan, di bulan apa saja anda mendapatkan keuntungan dan di bulan apa anda mengalami kerugian. Wah, trading orang ini bagus, tiap bulan konsisten wajar banyak penyalinnya. Inilah salah satu kelebihan MQL5, kita bisa melihat perkembangan akun trading setiap bulan, kalau lebih dominan angka biru berarti trading kita mulai konsitsten. Jangan lihat besar kecilnya persentase terlebih dahulu, tapi lihat bagaimana caranya untuk konsisten. Inilah yang saya katakan betapa pentingnya sebuah portfolio atau trading journal.

Equity & Balance Graph

Grafik di atas menunjukkan perkembangan balance dan equity di pemilik sinyal. Terlihat balancenya memang berfluktuasi, tetapi secara akumulasi keseluruhan profit. Line hijau menunjukkan equity yang merupakan free margin. Line equity ini akan semakin menjauh jika terdapat open posisi dengan floating minus yang makin membesar apalagi dengan waktu yang lama. Pada tab drawdown, anda dapat melihat berapa drawdown terbesar yang pernah dialami. Drawdown adalah floating minus di awal sebelum anda mulai profit, drawdown juga bisa dilihat berdasarkan berapa banyak anda loss berturut-turut di awal mula trading sebelum trading anda mulai konsisten profit. Pada MQL5 drawdown dilihat berdasarkan 2 jenis, yaitu drawdown berdasarkan equity, dan drawdown berdasarkan balance.

Trading History

Gambar di atas adahal tab selanjutnya yaitu trading history, ini adalah riwayat open posisi trading yang pernah anda lakukan dan sudah anda tutup. Data ini sebenarnya juga dapat dilihat di tab Account History pada MetaTrader 4/5.

Statistics

Tab selanjutnya adalah tab statistik. Ini adalah tab yang paling penting karena merupakan rekapitulasi statistik trading anda. Anda dapat melihat sudah berapa banyak anda open posisi, anda dapat melihat berapa banyak entry anda yang profit dan berapa banyak trade yang loss beserta win ratio nya. Total keuntungan (gross profit), total kerugian (gross loss), trading activity (menunjukkan seberapa sering posisi anda selalu terbuka), rata-rata trading perminggu, recovery factor (faktor recovery setelah mengalami drawdown), profit factor, rata-rata profit, rata-rata loss, loss berturut-turut terbanyak (consecutive loss), menang berturut-turut terbanyak (consecutive win), dll. Selain itu pada bagian Distribution, anda dapat melihat pair apa yang anda tradingkan paling banyak dengan melihat jumlah deals nya. Jika scroll lebih ke bawah lagi, anda juga dapat melihat berapa profit dan loss di setiap pair secara lebih rinci, ditampilkan dalam pips dan juga mata uang akun MetaTrader 4/5 anda.

Risk

Tab selanjutnya adalah risk, di sini anda dapat melihat resiko dari trading anda. Drawdown yang pernah anda alami ditunjukkan dalam grafik agar mempermudah untuk melihat seberapa besar risk trading anda. Deposit load adalah seberapa besar anda menggunakan modal (equity) sebagai margin, deposit load ini dapat sangat tinggi bahkan bisa melebihi 100% hal ini karena adanya daya ungkit (leverage) yang besar yang anda gunakan. Jika pada grafik rata-rata menunjukkan deposit load 20%, berarti open posisi yang anda lakukan rata-rata menggunakan margin 20% dari equity anda (ini termasuk high risk). Jika deposit load anda melebihi 100%, ini berarti anda terus menambah posisi hingga required margin melebihi jumlah equity anda, hal ini bisa terjadi karena posisi anda sebelumnya sudah floating profit yang cukup besar tapi masih belum anda close, sehingga free margin (equity anda meningkat) dan anda mampu menambah posisi lagi sehingga margin akan melebihi balance anda. Ini lah yang sebenarnya berbahaya, karena yang besar itu adalah equity, bukan balance anda. Jika posisi anda sebelumnya belum anda tutup tapi anda malah terus menambah posisi karena adanya free margin tadi, ketika tiba-tiba harga berbalik dan posisi yang profit sebelumnya profitnya kian mengecil dan posisi yang baru anda buka tadi malah minus makin membesar, di sini lah margin bebas anda akan cepat sekali habis karena volume trading yang besar tadi. Ini adalah peran leverage karena semakin besar leverage, semakin banyak anda mampu membuka posisi dengan kebutuhan margin yang semakin kecil, tetapi secara tidak sadar free margin yang merupakan ketahanan modal akan semakin cepat habis, karena semakin besar volume (lot) semakin besar nilai fluktuasinya per pip. Itulah tidak jarang banyak trader yang MC, akibat over trade membuka posisi secara berlebihan.

MFE & MAE Distibution


Ini merupakan hal terpenting yang juga harus anda perhatikan karena masih berkaitan dengan risk. Grafik MFE dan MAE mendeskripsikan seberapa sering anda menggunakan stop loss, take profit atau tidak mengunakan SL dan TP sama sekali. Grafik MFE dan MAE ini menggambarkan trading style anda. Titik hijau pada kuadrant atas pada grafik MFE menandakan trader pernah floating profit lebih besar dari posisi sebelumnya yang sudah ditutup, ini artinya trader tersebut jarang menggunakan TP dan menggunakan prinsip "let your profit run" Semakin banyak dot (point hijau) pada grafik MFE berarti style trading anda semakin jarang menggunakan TP. Hal yang sama juga berlalku pada grafik MAE, jika semakin banyak titik merah pada kuadran kiri bawah, berarti anda sangat jarang menggunakan stop loss, yang mana trading tanpa stop loss bertentangan dengan prinsip "Cut losses, let your profits run." Jadi point utamanya:
  • Terlalu banyak titik hijau pada grafik MFE menandakan TP tidak digunakan, dan membiarkan profit semakin besar hingga ditutup secara manual/.
  • Terlalu banyak titik merah pada grafik MAE menandakan style trading yang tidak menggunakan stop loss, berarti anda tidak menerapkan batas kerugian di setiap trading anda, ini bisa berbahaya karena loss bisa semakin membesar ketika posisi terbuka dengan floating minus.
Description
 Pada tab ini anda dapat menuliskan rincian strategi yang anda gunakan dan catatan lainnya yang berguna bagi anda sendiri maupun orang yang akan menjadi penyalin sinyal trading anda.

Pada tab berikutnya Review merupakan tab yang berisi review dari para penyalin/pengikut jika anda memiliki penyalin. Dan pada tab What's new anda bisa memberikan update berita di sini terkait portfolio trading anda.

Selanjutnya tutorial di bawah ini adalah cara membuka akun sinyal trading/portfolio/jurnal trading di MQL5.

Cara Membuat Portfolio Sinyal di MQL5

Pertama silakan buka www.mql5.com, dan silakan registrasi akun terlebih dahulu jika anda belum punya akun.
Kedua, silakan masuk ke bagian Signal (https://www.mql5.com/en/signals) lalu pilih create signal.
Lalu isi data-data yang diperlukan.
Isikan nama portfolio sinyal anda, pilih tipe terminalnya (MT4 atau MT5), masukkan nomor akun trading, password investor, broker tempat anda trading, jenis akun (real/demo), biaya langganan perbulan, lalu centang persetujuan layanan MQL5 dan terakhir klik Add. Anda bisa menambahkan deskripsi portfolio kemudian.

Tunggu beberapa saat hingga MQL5 berhasil menyingkronkan data dengan broker anda. Jika data gagal disinkronisasi, harap pastikan anda memasukan nomor akun, password investor dan broker dengan benar.

Demikianlah artikel mengenai MQL5. MQL5 mmberikan anda keuntungan, anda bisa melihat statistik trading anda sendiri, anda dapat melihat trading style anda sendiri, dan bahkan anda juga bisa menjual jasa dengan membuka layanan copy trading dengan mendaftar sebagai seller di MQL5. Anda akan dapat uang tambahan jika ada trader lain yang berlangganan dari sinyal portfolio trading anda. Passive income tambahan, bagus kan? Pasti makin semangat tradingnya.

Kelebihan MQL5 menurut saya karena akses webnya tidak diblokir, portfolio trading dengan statistik yang lengkap, tersedia ratusan hingga ribuan indikator, EA, dan script yang tersedia gratis dan berbayar, forum diskusi trading, artikel trading, tutorial pemrograman indikator dan EA dan masih banyak lagi.

Kekurangan dari portfolio sinyal di MQL5 menurut saya hanya ada 1, yaitu anda tidak bisa menambahkan komentar di setiap posisi yang anda buka, komentar ini bisa merupakan alasan kenapa anda buka posisi dan catatan-catatan tentang analisa anda. Catatan analisa ini hanya bisa anda catat pada buku jurnal trading, Ms. Excel atau dengan menggunakan software Edgewonk.

Pada artikel yang akan datang, mungkin saya akan membahas platform lain yang dapat digunakan sebagai trading journal yaitu, MyFxBook, Forex Factory Trade Explorer, dan Edgewonk Trading Journal. Cukup sampai sekian artikel dari saya, semoga anda semua tradingnya makin konsisten dengan adanya jurnal trading / portfolio trading.

0 Response to "Pentingnya Platform MQL5 Sebagai Trading Journal"

Post a Comment

Disclaimer: Sebagian besar artikel trading merupakan pendapat pribadi penulis, walaupun penulis mencantumkan sumber artikel, harap gunakan akun demo terlebih dahulu untuk mencoba strategi trading.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel