Peluang Berinvestasi Emas di Tahun 2019

Emas merupakan salah satu logam mulia yang jumlahnya bisa dibilang terbatas di bumi. Penambang emas terbesar salah satunya adalah Indonesia,wow ya, tambang emas terbesar ada di Grasberg, Papua Nugini atau lebih dikenal dengan Freeport. Banyaknya permintaan terhadap emas, menyebabkan beberapa tahun terakhir ini emas mengalami kenaikan harga. Bahkan penguatan emas tahun ini merupakan kenaikan tertinggi selama 4 tahun terakhir.

Emas merupakan safe haven, ketika investor meragukan dollar, investor membeli barang yang lebih aman dari keadaan politik dll misalnya emas, karena emas cenderung lebih stabil harganya.

Berinvestasi emas di saat sekarang ini sangat gampang, karena anda tidak perlu produk fisiknya berupa emas batangan atau emas murni. Berinvestasi emas yang dimaksud di sini adalah bukan memborong produk perhiasan yang terbuat dari emas seperti kalung, gelang, cincin dll, tetapi lebih kepada emas murni, biasanya dalam bentuk emas batangan. Karena emas perhiasan dan emas murni jelas berbeda.

Untuk berinvestasi emas, anda tidak perlu repot datang ke penjual emas untuk membeli emas batangan, misalnya emas Antam fine gold 999. Karena kemajuan teknologi, anda bisa berinvestasi pada produk derivatif berupa emas secara online.

Dalam dunia keuangan (finance), derivatif adalah sebuah kontrak bilateral atau perjanjian penukaran pembayaran yang nilainya diturunkan atau berasal dari produk yang menjadi "acuan pokok" atau juga disebut " produk turunan" (underlying product); daripada memperdagangkan atau menukarkan secara fisik suatu aset, pelaku pasar membuat suatu perjanjian untuk saling mempertukarkan uang, aset atau suatu nilai disuatu masa yang akan datang dengan mengacu pada aset yang menjadi acuan pokok.  - Wikipedia.

Derivatif digunakan oleh manajemen investasi/ manajemen portofolio, perusahaan dan lembaga keuangan serta investor perorangan untuk mengelola posisi yang mereka miliki terhadap risiko dari pergerakan harga saham dan komoditas, suku bunga, nilai tukar valuta asing "tanpa" memengaruhi posisi fisik produk yang menjadi acuannya (underlying).  - Wikipedia

Nah, setelah membaca dua definisi derivatif di atas pasti anda sudah mengerti kan, anda tidak perlu punya emas batangan fisik untuk dapat bertransaksi dan berinvestasi di emas. Hal ini bisa dilakukan oleh karena adanya pihak perantara yang disebut dengan broker (pialang). Broker adalah pihak perantara yang menghubungkan anda dengan bursa perdagangan tempat anda dapat melakukan transaksi emas.

Sudah banyak sekali broker luar negeri maupun broker lokal yang menyediakan produk derivatif berupa emas. Sehingga anda dapat membeli emas dan menjualnya kembali dengan mudah, yang anda perlukan hanyalah terminal trading dan koneksi internet sebagai sarana komunikasi dengan pihak broker.

Emas diperdagangkan juga secara fisik, dan yang terbesar adalah di London yaitu di London Bullion Market Association (LBMA). Sedangkan gold futures (CFD) diperdagangkan secara elektronik di seluruh dunia melalui perantara para broker (pialang).

Bursa Berjangka yang memperjualbelikan Emas di antaranya:
USA: COMEX
Japan: Tokyo Commodity Exchange
Indonesia: Bursa Berjangka Jakarta (BBJ)
China: Shanghai Gold Exchange
Dubai: Dubai Gold & Commodities Exchange
Taiwan: Taiwan Futures Exchange
Russia: RTS Exchange

Tapi yang umum diperjualbelikan oleh para trader dan investor baik itu besar maupun kecil adalah Gold spot price.

Badan Pengawas yang Mengatur Perdagangan Emas


Pasar global perdagangan emas tentunya diawasi oleh badan regulator dari pemerintah untuk mencegah adanya manipulasi pasar. Di Inggris, regulator yang berwenang mengawasi perdagangan emas adalah FCA UK (Financial Conduct Authority), jadi broker asing yang menawarkan produk emas harus setidaknya memiliki regulasi dari FCA UK agar broker tersebut bisa dibilang aman. Selain FCA UK dari Inggris, regulator lainnya yaitu CFTC (Commodity Futures Trading Commision) dari Amerika Serikat, dan NFA (National Futures Association) yang juga dari Amerika Serikat. Dari Eropa ada CySec, dan dari Australia ada ASIC. Sedangkan di Indonesia sendiri aktivitas perdagangan futures di awasi oleh BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) di bawah naungan Departemen Perdagangan. Sehingga broker lokal yang menawarkan produk investasi emas harus memiliki ijin dari BAPPEBTI agar broker tersebut legal beroperasi di Indonesia. Badan-badan pengawas di atas juga mengawasi aktivitas transaksi Forex sehingga broker forex apapun biasanya pasti juga memiliki produk logam mulia berupa emas.

Berikut ini adalah grafik perkembangan harga emas selama beberapa tahun terakhir.
Gold (spot price). Sumber: FXTM Broker

Gold spot price, dan COMEX
Harga emas dari tahun 1974.

Pada beberapa grafik di atas, terlihat harga emas memang berflukuasi, kadang terjadi kenaikan yang sangat signifikan, dan kadang juga terjadi penurunan yang sangat signifikan. Tetapi apa yang anda lihat? Dari tahun 1974 semenjak perjanjian Bretton Woods, harga emas secara keseluruhan terlihat naik.

Harga emas pada saat artikel ini adalah berkisar di $1400 per oz. Dengan berbagai macam trading platform seperti MetaTrader 4, TradingView, MetaTrader 5, cTrader dll, anda dapat menganalisa pergerakan harga emas di time frame apapun, sehingga anda bisa mendapat gambaran kapan sebaiknya anda membeli emas dan menjualnya kembali. Semuanya bisa dianalisa berdasarkan analisa teknikal dan fundamental. Analisa fundamental yang memperngaruhi emas yaitu berita-berita seputar mata uang USD seperti suku bunga, tingkat inflasi, politik di Amerika Serikat, dll. Sedangkan analisa teknikal, anda dapat menggunakan indikator, pola-pola candlestick, chart pattern, dll. Selain itu pergerakan harga emas juga dipengaruhi oleh supply dan demand. Selain itu anda juga harus mengikuti dan membaca berita berita dari China, karena adanya Trade War antara Amerika Serikat dan China juga dapat memicu investor banyak membeli emas sebagai safe haven.

Bingung mau memilih broker tempat trading forex dan juga emas? Trading aja di broker OctaFX, dengan deposit 10 USD pun anda bisa mulai bertransaksi emas di bursa. Jadi ayo daftar sekarang di OctaFX. Broker OctaFX juga mendukung deposit dan penarikan dari bank-bank yang ada di Indonesia seperti BNI, BRI, BCA, Mandiri, Bitcoin, Fasapay, Help2Pay, Neteller, Skrill dan juga kartu debit/kredit VISA.

Daftar sekarang di OctaFX setiap deposit akan mendapatkan bonus deposit sebesar 50%. Untuk mendapatkan bonus, deposit minimal $50*
https://my.octafx.forex/open-account/?refid=ib268253


Syarat dan ketentuan berlaku.

Demikian artikel mengenai peluang berinvestasi emas, masih belum ada kata terlambat. Jadi anda bisa berinvestasi dengan berdagang emas mulai dari sekarang. Jika ada pertanyaan atau perlu bantuang silakan menghubungi kontak yang tersedia di laman kontak.

0 Response to "Peluang Berinvestasi Emas di Tahun 2019"

Post a Comment

Disclaimer: Sebagian besar artikel trading merupakan pendapat pribadi penulis, walaupun penulis mencantumkan sumber artikel, harap gunakan akun demo terlebih dahulu untuk mencoba strategi trading.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel