Money Management, Pip Value, Lot, dan Cara Membaca Indikator ATR

Aktivitas trading dapat dilakukan diberbagai macam bursa atau pasar, baik itu bursa forex, bursa saham, index, komoditi, futures, dan lain-lain. Dengan berbagaimacam instrumen atau produk yang dapat diperdagangkan tersebut, tentunya strategi money management dan pengelolaan resiko nya akan sedikit berbeda, hal ini dikarenakan perbedaan angka dibelakang koma dan perbedaan nilai per pip (pip value).

Pada market Forex, untuk semua pasangan mata uang yang base currency bukan USD, atau USD adalah quoted currency, pip value nya adalah 10 USD / pip / 1 lot untuk akun standard.

Pada komoditi Gold atau Emas, nilai 1 pip adalah 10 USD / pip / 1 lot.

Pip value di atas berlaku apabila USD sebagai quoted currency, contohnya: EURUSD, GBPUSD, NZDUSD, AUDUSD, dll.

Nah, jika USD adalah quoted currency, sudah pasti pip value nya adalah 10 USD per pip, lalu bagaimana dengan USD sebagai base currency dan mata uang lain sebagai quoted currency? Berapa pip value nya?

Kita ambil contoh: USDCAD. Cara menghitungnya adalah

10 USD / Ask Price USDCAD
10 / 1.3125 = 7.619 USD per pip, atau dibulatkan menjadi 8 USD per pip.

Jadi jika USD yang berada di depan tidak 10 USD per pip, melainkan 8 USD per pip. Semua perhitungan di atas adalah perhitungan nilai pip pada standard account.

Sebenarnya jika anda tidak mau pusing menghitung manual, anda bisa gunakan kalkulator pip value yang disediakan oleh BabyPips di sini

 Mengetahui nilai pip value ini sangat penting dalam money management. Money management berhubungan dengan mengelola risk, position sizing, penempatan SL dan TP. Position sizing adalah menentukan ukuran lot yang ideal sesuai dengan risk, ada pun rumusnya adalah

Sebenarnya pip, pipettes (point) ini materi paling basic atau dasar sekali, jadi harap diketahui dan diingat. 1 pip adalah 4 digit dibelakang koma untuk forex pair (kecuali USDJPY, 1 pip adalah 2 digit dibelakang koma), dan 1 pip di gold adalah 1 digit di belakang koma.


Contoh pada XAUUSD
Points berlaku pada broker 5 digit. Pair XAUUSD pada broker 5 digit memiliki 2 angka di belakang desimal. Sedangkan pair XAUUSD pada broker 4 digit memiliki 1 angka di belakang koma.

Nah, setelah mengetahui di atas, anda bisa mulai menghitung berapa lot yang ideal dan sesuai dengan resiko yang mau anda ambil.

Tabel di bawah merupakan pip value USD sebagai quoted currency pada jenis akun trading yang berbeda.


Tabel di bawah ini merupakan perbandingan nilai pip value dari jenis akun trading yang berbeda, yaitu akun standard, akun mini, dan akun cent/micro dengan contoh beberapa ukuran lot yang berbeda.


 Jenis akun trading ini adalah jenis akun trading yang disediakan oleh broker dan dibedakan berdasarkan contract size per 1 lotnya, detail spesifikasi akun trading dapat dilihat di web broker tempat anda trading.

Jadi dapat disimpulkan
1 lot akun cent / micro sama dengan 0.01 lot akun standard, pip value 0.10 USD
1 lot akun mini sama dengan 0.1 lot akun standard, pip value 1 USD.

Anda dapat menerapkan money management menggunakan risk reward ratio 1:1, 1:2, dan 1:3.
Jarak Stop Loss dan Take Profit dapat dibantu dengan indikator ATR (untuk pair Forex sebaiknya gunakan pada daily time frame)

Khusus untuk komoditi seperti emas, oil, coffe, cacao, dll, anda bisa gunakan ATR di H1. Karena kalau di Forex, pembacaan ATR di H1 sangat kecil. Periode ATR yang saya gunakan adalah periode 14.

Indikator ATR merupakan indikator volatilitas yang menunjukkan range rata-rata 14 candlestick terakhir, true range ini diukur dari harga high - low setiap candlestick, dan garis ATR merupakan rata-rata (MA dari high dan low) selama periode tertentu

Risk Reward Ratio berdasarkan ATR.
Risk adalah berapa banyak pip yang anda pertaruhkan (stop loss) untuk reward tertentu (take profit)
Jika stop loss diletakan dengan jarak 1 ATR, maka take profitnya adalah 1 ATR juga (RR 1:1)
Jika stop loss berjarak 1 ATR dan take profit adalah 2 ATR, RR 1:2
Jika stop loss berjarak 1 ATR dan take profit adalah 3 ATR, risk reward 1:3.
Jika stop loss berjarak 2 ATR dan take profit adalah 6 ATR, risk reward 1:3 dan seterusnya.

Cara membaca ATR adalah sangat mudah
Pada pair Forex, contoh GBPUSD di D1, jika ATR menunjukkan 0.0077, adalah 77 pips.
USDJPY D1, ATR 0.5366, adalah 53 pips. (ingat khusus xxxJPY, 1 pip adalah 2 digit angka dibelakang koma)
XAUUSD, D1 ATR 18.8979, dibaca 188 pips. Jika bingung, liat gambar XAUUSD yang besar di bagian atas postingan ini.
XAUUSD H1, ATR 3.0457, dibaca 30 pips 45 point atau, 30.4 pips (304 points/pipettes)

Menggunakan indikator ATR sebagai tempat memasang SL artinya kita benar-benar mengabaikan swing high atau swing low terakhir. Tetapi dengan ATR, SL kita menjadi sangat dekat (tentunya gak dekat sekali kalau di time frame daily), dan berpotensi mendapatkan reward yang besar. Pada artikel ini saya menggunakan ATR sebagai tolak ukur SL saya. Jika anda mau menempatkan SL di swing high atau swing low terdekat, atau support resistance terdekat, itu terserah anda, yang penting bagaimana strategi yang anda miliki dan pastikan anda menghitung lot (position sizing) dengan benar. Contoh jika anda menggunakan support sebagai SL di time frame H4, jarak SL menjadi sangat lebar, tetapi dengan risk 2% anda bisa tentukan berapa lotnya berapa dengan rumus di atas tadi. Jadi tidak pedulu SL mau selebar apapun, atau sesempit apapun, kalau risk anda 2% ya maka di lotnya yang kita ubah ukurannya agar tetap sesuai dengan risk 2%. Kebanyakan trader pemula tidak menghitung lotnya, dan langsung masuk dengan lot sekian tanpa dihitung, hanya dikira-kira karena melihat free margin masih banyak. Padahal hal ini sangat beresiko karena tidak pakai money management yang baik, apalagi jika anda terus menambah posisi dengan ukuran lot yang sama pada saat ada posisi lain yang masih terbuka di lot tersebut.

Referensi lanjut apa itu pip, pipettes, point dapat di baca di sini : What is a Pip in Forex? (BabyPips)
Referensi lanjut cara menghitung ukuran lot (lot size) dapat dibaca di sini: Calculating Position Sizes (BabyPips)

Jika ada kesalahan dalam penulisan artikel ini, mohon masukkannya dan agar dapat memberikan koreksi demi kemajuan blog ini. Terima kasih sudah mampir membaca.

0 Response to "Money Management, Pip Value, Lot, dan Cara Membaca Indikator ATR"

Post a Comment

Disclaimer: Sebagian besar artikel trading merupakan pendapat pribadi penulis, walaupun penulis mencantumkan sumber artikel, harap gunakan akun demo terlebih dahulu untuk mencoba strategi trading.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel