Analisa USDJPY 21 Juni 2019 - Pola Two Pikes Pada Indikator Awesome Oscillator

Halo rekan-rekan semua, pada postingan kali ini saya akan membahas analisa berdasarkan trading sistem yang saya gunakan. Pembahasan pada hari ini adalah pada pair USDJPY time frame H1 indikator Awesome Oscillator memberikan sinyal buy berupa two pikes.

Seperti pada postingan sebelumnya mengenai indikator Awesome Oscillator, two pikes adalah salah satu dari tiga jenis setup sinyal entry pada indikator Awesome Oscillator. Untuk mengetahui jenis-jenis setup entry pada indikator Awesome Oscillator, silakan membaca artikel Cara Menggunakan Indikator Awesome Oscillator (AO)

Setup two pikes dideteksi pada pair USDJPY timeframe H1, yaitu berupa double bottom, dengan botom kedua pada AO lebih tinggi daripada bottom yang pertama, di saat yang sama, terjadi bullish  regular divergence pada harga dan indikator AO, yaitu harga membentuk lower low sedangkan indikator AO membentuk higher low.

Entry buy tepat ketika ada candlestick yang closing di atas LWMA periode 26. Di sini saya menggunakan Linear Weighted Moving Average dan juga menggunakan SSL indicator dengan periode 26.

ADX juga pada saat entry sedang berada di atas 25.
MACD histogram juga mulai meninggalkan signal line, dan berada lebih besar dari signal line. Selain itu ATR juga cukup untuk menandakan volatilitas.
Indikator terakhir adalah Absolute Strength Histogram yang digunakan sebagai konfirmasi terakhir, berwarna biru menandakan setup buy yang valid.

Stoploss diletakan berarak 2xATR pada saat entry, yaitu 261 points (26 pips). Take profit berada pada resistance terdekat.

Sekarang mari kita zoom untuk melihat pola candlestick pada saat entry.
 Setelah diperbesar, saya melihat ada 2 buah doji candlestick sebelum pola bullish three white soldiers. Doji candlestick menandakan indecision dan pertanda awal market segera balik arah. Setelah muncul 2 buah doji candlestick, diikuti oleh munculnya 3 buah candlestick bullish berturut-turut dan harga ditutup di atas MA yang merupakan konfirmasi untuk entry buy dari price action, selain dari clue-clue yang telah diberikan oleh indikator teknikal. Dengan melihat indikator ATR pada saat close candle di atas MA tersebut didapat nilai 13 pips, dan stoploss saya letakan berjarak 2xATR untuk memberikan ruang bila terjadi pullback.

Ini adalah salah satu dari beberapa banyak pola bullish candlestick yang penting dan harus diingat, yaitu three white soldiers.
Three White Soldiers (bullish) dan Three Black Crows (bearish)
Pola three white soldiers sebaiknya terbentuk pada sebuah downtrend untuk menandakan harga akan reversal, demikian pula pola three black crows juga sebaiknya terbentuk pada sebuah uptrend.

0 Response to "Analisa USDJPY 21 Juni 2019 - Pola Two Pikes Pada Indikator Awesome Oscillator"

Post a Comment

Disclaimer: Sebagian besar artikel trading merupakan pendapat pribadi penulis, walaupun penulis mencantumkan sumber artikel, harap gunakan akun demo terlebih dahulu untuk mencoba strategi trading.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel