Alasan Saya Memilih Daily Time Frame untuk Trading

Halo sobat, pada postingan kali ini aku akan bahas kenapa aku mulai belajar menggunakan time frame daily padahal sebelum-sebelumnya aku menggunakan time frame yang lebih pendek seperti H1 H4 dan bahkan M15, M30, M1, M5. Padahal sebenarnya aku baru sadar apa yang ada di time frame daily ini lebih menguntungkan daripada time frame kecil di bawahnya.

Berikut ini adalah alasan kenapa aku menggunakan time frame daily untuk aktivitas trading sehari-hari.

Time frame daily menunjukkan major trend untuk jangka panjang hingga beberapa hari dan beberapa bulan kedepan, karena 1 buah candlestick mewakili 1 hari perdagangan, maka major trend dapat dilihat di time frame daily.

Time frame daily sangat akurat, pola-pola candlestick juga lebih akurat pada daily time frame.

Time frame daily lebih berpotensi menghasilkan banyak pips per transaksi.

Saya cukup memeriksa chart 1 kali sehari atau paling tidak 2 kali sehari untuk melihat setup entry.

Pada time frame daily, kemungkinan anda melewatkan 1 buah candlestick sangat kecil karena anda pasti memeriksa chart setiap hari. Sedangkan pada time frame yang lebih pendek, misal H1 anda bisa melewatkan beberapa puluh candlestick terutama pada malam hari ketika anda tidur ada berapa banyak candlestick yang anda lewatkan pada saat tersebut. Apalagi pada time frame yang semakin pendek seperti M30 sudah pasti ada banyak sekali candlestick yang terlewatkan. Itulah kenapa daily time frame lebih akurat, pola candlestick juga lebih akurat dibandingkan pada time frame yang lebih kecil dan anda juga akan lebih jarang melewatkan 1 buah candlestick kecuali dalam 1 atau 2 hari anda tidak buka chart MetaTrader anda, berarti anda cuma melewatkan 1 atau 2 buah candlestick saja. Dan mungkin banyak candlestick di daily time frame yang anda lewatkan jika anda liburan tidak membuka chart selama berhari-hari atau sampai berminggu-minggu.

Pada daily time frame, 1 buah candlestick mewakili 1 hari sesi perdagangan, sehingga akan nampak lebih jelas, lebih dominan seller (supply) atau buyer (demand) pada satu hari sesi perdagangan, supply dan demand dalam 1 hari dapat ditunjukkan oleh panjang pendeknya body candlestick, warna candlestick, dan juga panjang pendeknya shadow candlestick.

Indikator teknikal akan lebih sedikit menghasilkan false signal. Walaupun indikator teknikal akan lebih jarang menghasilkan signal pada time frame daily, tetapi ketika memberikan sinyal, indikator akan lebih jarang juga memberikan false signal. Jika indikator masih belum memberikan sinyal, anda bisa menganalisa dari pola-pola candlestick, struktur market (trending, sideways, HH, HL, swing high dan swing low) pada daily time frame. Semakin jarang trade, akan semakin kecil potensi loss, tetapi akan semakin besar profitnya karena kita menggunakan daily time frame, pada daily time frame target profit bukan hanya 10-30 pips, tapi kita dapat memperoleh 300-2000 pips pada daily time frame, seperti yang sekarang ini jika anda dapat entry pada saat awal up trend Gold, anda sudah profit sekitar 1000 pips, seperti yang ditunjukkan di gambar di bawah ini pada komoditi Emas.
Pada gambar di atas, di awal bulan, GOLD dibuka di harga 1305 USD/troy ounce dan sampai pada saat artikel ini ditulis, harga emas sudah mencapai 1425USD/troy ounce. Dalam 1 bulan selama 20 hari perdagangan, harga emas naik sekitar 120 dollar. Jika anda masuk dengan lot 0.01 saja dalam 1 bulan anda sudah profit 120 USD dengan pip value gold adalah 10USD per pip, naik 1000 pips berarti 1000 x 10USD = 10rb USD x 0.01 lot = 100 US Dollar. Ini adalah keuntungan dari 1x transaksi gold pada time frame daily. Anda juga dapat melipatgandakan profit ini apabila menggunakan leverage yang lebih besar tapi perlu diingat, semakin besar leverage, semakin kecil kebutuhan margin untuk membuka posisi, maka akan semakin besar volume trading yang dapat anda buka, semakin besar volume artinya semakin besar potensi profit yang dihasilkan, tetapi pada saat yang sama equity dan free margin anda akan cepat susut dan terkuras dan berujung pada Margin Call dan stop out jika anda tidak menggunakan stop loss, jadi gunakan leverage dengan bijak. Sekilas tentang margin, untuk membuka 0.01 lot pada gold, dengan leverage 1:100 anda membutuhkan margin sebesar 10 USD. Margin adalah dana yang anda pinjamkan ke broker untuk membuka posisi yang nilainya lebih besar dari modal anda, sedangkan free margin adalah equity dikurangi margin yang berfungsi untuk menahan posisi yang sedang terbuka, istilahnya adalah ketahanan modal. Margin Call adalah panggilan dari broker untuk anda menambah dana (injek dana, deposit dll) untuk menambah free margin karena margin anda sudah dibawah level tertentu (tergantung setiap broker) sebelum Stop out dan seluruh posisi anda ditutup otomatis oleh broker.

0 Response to "Alasan Saya Memilih Daily Time Frame untuk Trading"

Post a Comment

Disclaimer: Sebagian besar artikel trading merupakan pendapat pribadi penulis, walaupun penulis mencantumkan sumber artikel, harap gunakan akun demo terlebih dahulu untuk mencoba strategi trading.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel